Dalam proses roasting kopi, tantangan tidak berhenti di rasa.
Seiring skala produksi bertambah, yang mulai terasa justru ada di operasional—repeatability, workflow, dan konsistensi harian.
Pratter PLC Series dikembangkan untuk menjawab fase ini.
Mesin seri PLC dari Pratter ini tidak hanya upgrade teknologi, tapi pendekatan sistem agar proses roasting lebih terstruktur dan dapat dikontrol dengan lebih baik. Pratter PLC Series tersedia di seluruh lini mesin Pratter mulai dari Pratter 1.5, Pratter 3.0, Pratter 5.0, hingga Pratter 12.0. Artinya, pendekatan sistem ini bisa diterapkan baik untuk skala kecil, menengah, hingga produksi yang lebih besar.
Berikut 5 fitur utama yang menjadi fondasinya:


1. Panel Touch Screen
Panel berbasis touch screen memungkinkan operator mengatur parameter mesin dengan lebih cepat dan intuitif.
Semua informasi penting. Mulai dari suhu, airflow, burner, hingga profil roasting, tersaji dalam satu tampilan yang mudah dibaca.
Tidak perlu lagi berpindah-pindah kontrol manual.
Semua menjadi lebih ringkas, responsif, dan terintegrasi.


2. Automatic Roasting
Dengan fitur automatic roasting, mesin dapat menjalankan proses berdasarkan profil yang sudah disimpan.
Artinya:
- Setiap batch bisa direplikasi dengan lebih konsisten
- Variasi antar produksi dapat diminimalkan
- Operator tidak perlu terus-menerus melakukan adjustment manual
Fitur ini sangat penting untuk roastery yang mulai berkembang dan membutuhkan stabilitas hasil dalam volume yang lebih besar.


3. Mode Manual
Meski otomatisasi penting, kontrol manual tetap tidak tergantikan dalam proses eksplorasi.
Mode manual memberikan kebebasan penuh bagi operator untuk:
- Menyesuaikan profil secara real-time
- Mengembangkan karakter rasa baru
- Bereksperimen dengan origin atau roasting curve
Ini menjaga keseimbangan antara sistem dan intuisi, dua hal yang sama penting dalam roasting.


4. Linear Control Power Burner
Salah satu faktor paling krusial dalam roasting adalah kontrol panas. Sistem Linear Control Power Burner memungkinkan pengaturan daya api secara:
- Lebih halus (smooth transition)
- Lebih presisi (akurasi digital)
- Lebih stabil dibanding sistem konvensional
Karakter kontrolnya mendekati valve manual, namun dengan repeatability yang jauh lebih baik. Hasilnya: kontrol roasting menjadi lebih predictable dan mudah direplikasi.


5. Auto Shutdown
Setelah proses roasting selesai, sistem akan otomatis aktif untuk memastikan pendinginan berjalan dengan aman. Auto shutdown bekerja pada suhu sekitar 40°C untuk:
- Mencegah overheating
- Melindungi komponen mesin
- Menjaga umur pakai equipment
Fitur ini sering dianggap kecil, tapi sangat berpengaruh dalam operasional jangka panjang.


Dengan kombinasi kontrol digital, fleksibilitas manual, dan sistem keamanan yang terintegrasi, Pratter PLC Series dirancang untuk membantu roastery berkembang dengan fondasi yang lebih kuat.
Pratter Coffee Roaster menghadirkan mesin roasting yang dirancang untuk membantu proses roasting lebih stabil, presisi, dan konsisten dengan pengembangan teknologi yang berdampak pada proses. sehingga Anda bisa fokus mengembangkan karakter kopi sesuai dengan pasar yang Anda tuju.
@pratter_roaster
Follow Instagram Pratter Coffee Roaster, dapatkan informasi terbaru dan menarik lainnya!








